Daftar Pencetak Gol Terbanyak Di Piala Dunia Sepanjang Masa


bshxsn4igaa8vrz

therealfootball.com

Piala Dunia adalah ajang kompetisi sepakbola paling tinggi, paling bergengsi, dan paling dinanti, yang mempertemukan negara negara yang telah lolos melalui babak kualifikasi yang panjang, kompetisi ini langsung berada dibawah kendali federasi sepakbola dunia atau FIFA.

Setiap negara yang berhasil menjuarai acara 4 tahunan ini dengan sekejap, negara itu langsung terangkat namanya, bukan hanya dari kalangan sepakbola saja, dari segi politik dan ekonominya.

Bagi para pemain sepakbola profesional, menjadi kebanggaan bagi mereka jika namanya masuk dalam skuad timnas yang akan ia bela untuk piala dunia. apalagi jika seorang pemain mampu menjadi top skorer selama piala dunia itu berlangsung.

13. Ademir Marques de Menezes (Brazil) 9 gol (1950)

ademir

image: routers

Meski hanya tampil di satu edisi saja, namun Ademir mampu mencantumkan namanya dalam daftar pencetak gol terbanyak di piala dunia hingga saat ini, Ademir hanya tampil enam kali dan ia  berhasil mencetak 9 gol yang membuat namanya terus berada dalam buku catatan FIFA sebagai salah satu Goalgeter yang pernah dimiliki Brazil.

13. Christian Vieri (Italia) 9 gol (1998, 2002)

viri

image: adrian dennis

Mesin gol yang dimiliki Tim De Azzurri “Italia” telah tampil sebanyak 2 periode 1998 dan 2002, di di periode pertama Vieri berhasil mencetak lima gol dari lima kali pertandingan yang telah ia jalani, sedangkan diperiode kedua, ia mencetak 4 gol dari empat partai yang ia jalani. Jadi jika dirata-ratakan ia mencetak satu gol dalam dalam satu pertandingan yang ia ikuti. Vieri memutuskan untuk pensiun dari timnas Italia pada tahun 2006. pada saat itu ia mengalami cedera saat menjalani pertandingan kualifikasi piala dunia 2006 di jerman, keputusan itu membuat De Azzurri merasa kehilangan.

12. Eusebio da Silva Ferreira (Portugal) 9 gol (1966)

 

eusubio

Eusebio sesungguhnya lahir di Mozambik. Namun, pemain yang kini berusia 68 tahun ini memilih bermain untuk timnas Portugal. Dia hanya sempat bermain di edisi Piala Dunia 1966. Tapi, jusrtu karena itulah, Eusebio meraih gelar legenda. Sama seperti Ademir, Eusubio mencetak sembilan gol dari enam kali penampilannya, dan berhasil membawa timnas portugal ke putaran semifinal piala dunia pada saat itu.

Kisah yang paling heroik, diputaran perempat final, Portugal yang terlebih dahulu tertinggal 3 gol dari korea utara, mampu membalikkan keadaan setelah Eusubio mencetak 4 gol pada menit 27′, 43′, 56′, 59′. Ditambah lagi 1 gol sumbangan dari Jose Agusto pada menit 80′, membuat portugal menang dengan skor 5-3 atas Korea Utara dan berhasil melaju ke babak semifinal.

11. Gabriel Batistuta (Argentina) 10 gol (1994, 1998, 2002)

gabriel-batistuta_argentina_gol_happy

image: onefootball.com

Di laga melawan Yunani di Piala Dunia 1994, dia mencetak hat-trick. Prestasi ini dia ulangi lagi empat tahun kemudian di Piala Dunia Prancis. Kali ini, korbannya adalah Jamaika. Sayang, di Piala Dunia 2002, Batistuta gagal mencetak prestasi apapun.

Penyerang ini memiliki tendangan kaki kanan yang sangat keras, sekeras meriam, meski ia tampil sangat baik, sayangnya dia tak pernah mengangkat tropi piala dunia bersama Timnas Argentina. selain Gabriel Batistuta, ada juga beberapa pemain yang mencatatkan namanya dalam buku sejarah FIFA dengan koleksi 10 gol. yakni,

10. Helmut Rahn (Jerman Barat) 10 gol (1954, 1958), 

9. Gary Lineker (Inggris) 10 gol (1986, 1990)

8. Grzegorz Lato (Polandia) 10 gol (1974, 1978, 1982)

6. Teofilo Cubillas (Peru) 10 gol (1970, 1978, 1982).

5. Jurgen Klinsmann (Jerman) 11 gol (1990, 1994, 1998)

 

 

 

JURGEN KLINSMANN
GERMANY
29/06/1993
BB54F15AC

Jurgen Klinsmann bermain dalam 3 periode piala dunia. merupakan penyerang haus gol yang pernah dimiliki Tim yang berjuluk Der Panzer itu.

Di Piala Dunia 1990, legenda Jerman ini mencetak tiga gol dan membawa Jerman Barat memenangi turnamen tersebut. Di Piala Dunia 1994, Klinsi yang berada di puncak performanya mencetak lima gol. Empat tahun kemudian, di Prancis, dia sukses mencetak tiga gol. Setelah ia pensiun sebagai pemain sepakbola, ia memutuskan untuk melatih timnas jerman pada piala dunia 2006 dan meraih peringkat ketiga setelah dikalahkan Italia di babak semifinal, dan mengalahkan Portugal di babak perebutan peringkat ketiga. Di piala Eropa 2008 ia berhasil membawa Jerman menuju final namun hanya menjadi runner up setelah dikalahkan spanyol, dan ia memilih memutus kontraknya bersama jerman, kemudian melatih timnas amerika pada piala dunia 2014 lalu.

4. Pele (Brazil) 12 gol (1958, 1962, 1966, 1970)

 

pele

Pele memulai karir profesionalnya di Piala Dunia 1958 saat masih berumur 17 tahun. The King mencetak dua gol di partai final, kala Selecao mengalahkan Swedia. Emat tahun kemudian, Pele gagal bermain bagus. Namun, dia masih mencetak sebuah gol ke gawang Meksiko.

Empat tahun kemudian, Pele juga gagal bersinar di ajang Piala Dunia. Dia nyaris tak bisa melakukan apa-apa karena cedera akibat tebasan beringas pemain belakang lawan.

Namun, bintang Pele kembali bersinar di Piala Dunia 1970. bahkan, dia mencetak sebuah gol ke gawang Italia di partai puncak. Di laga tersebut, Selecao sukses membungkam Azzurri dengan skor 4-1.

3Just Fontaine (Prancis) 13 gol (1958)

just

Namanya tetap abadi dalam arsip sejarah FIFA dengan koleksi 13 golnya yang hanya dalam satu periode saja. Di Piala Dunia 1958, Fontaine bermain di enam pertandingan. Momen yang paling mengagumkan sepanjang karirnya, adalah saat empat kali membobol gawang Jerman Barat.

2. Miroslav Klose (Jerman) 14 gol (2002, 2006, 2010)

1407757210548_Image_galleryImage_WORLD_CUP_2014_Germany_s_

Lima go di piala dunia 2002 yang ia cetak, seluruhnya melalui sundulan kepalanya, Sebenarnya ia lahir di polandia, namun sejak kecil ia tinggal di jerman dan mulai menggemari sepakbola sejak masih kanak. dan akhirnya dia ditakdirkan menjadi pesepak bola profesional yang hebat, dan membawa timnas jerman menuju final piala dunia 2002 namun sayang masih dikalahkan brazil dan harus puas di posisi runner up.

4 tahun kemudian dia kembali mencetak 5 gol untuk Der Panzer di piala dunia edisi 2006 yang kala itu jerman sendiri menjadi tuan rumahnya, namun klose hanya mampu membawa Jerman sampai ke semifinal saja ketika dikalahkan oleh Italia di depan rakyat Jerman sendiri.

Di Afrika Selatan, Klose mencetak emat gol. Dia bahkan sempat digadang-gadang bakal melampaui rekor Ronaldo. Sayang, cedera menghalanginya tampil di babak semifinal dan perebutan posisi ketiga. dan iapun memutuskan pensiun dari timnas setelah Jerman kembali dikalahkan Italia di babak semifinal Piala eropa tahun 2012.

1. Ronaldo (Brazil) 15 gol (1994, 1998, 2002, 2006)

 

Ronaldo

Penyerang legendaris Selecao ini memenangi Piala Dunia 1994 ketika dia masih berusia belasan tahun. Empat tahun kemudian, Ronaldo menjadi pusat kekuatan Brazil kala mereka mencapai partai puncak Piala Dunia. Sayang, di final,Ronaldo harus absen akibat tersedak. Alhasil, mereka harus bertekuk lutut dari kepada tim tuan rumah “Prancis”.

Di piala dunia 2002 bisa diblang saat itu adalah puncak karir Ronaldo, dia mencetak delapan gol kompetisi piala dunia yang untuk pertama kalinya diadakan di Asia tersebut. yang lebih mencengangkan lagi, Ronaldo adalah satu satunya pemain yang mencetak 2 gol di saat melawan Jerman di partai final. Dan membuat Brazil mencatatkan namanya sebagai negara dengan koleksi piala dunia terbanyak yakni 5 kali juara dunia.

Tahun 2006, dia kembali mencetak gol. Namun, dia gagal membawa Brazil mempertahankan gelar juara mereka setelah dikalahkan Prancis dengan skor tipis 1-0 melalu kaki Thiery Henry.

Iklan

6 responses to “Daftar Pencetak Gol Terbanyak Di Piala Dunia Sepanjang Masa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s